Desa Balumbung
Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng - 73
Administrator | 18 Agustus 2026 | 35 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
18 Agustus 2026
35 Kali Dibaca
Desa Balumbung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Desa Balumbung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, melaksanakan Seminar Hasil Program Kerja pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memaparkan capaian berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung tema Pertanian dan Teknologi Tepat Guna.
Seminar hasil tersebut dihadiri oleh Ibu Camat Tompobulu serta perwakilan Kepala Desa Balumbung, bersama perangkat desa, perwakilan kepala dusun, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat Desa Balumbung. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan mahasiswa, perwakilan pemerintah desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Ibu Camat Tompobulu.
Memasuki agenda utama, mahasiswa memaparkan hasil pelaksanaan berbagai program kerja yang sebelumnya telah disusun berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat Desa Balumbung. Program-program tersebut diarahkan pada peningkatan pengetahuan masyarakat, pemanfaatan teknologi sederhana, pengembangan sektor pertanian, serta penguatan ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Salah satu program yang dipaparkan adalah Hidroponik Terapung, yaitu penerapan sistem hidroponik sederhana yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai alternatif budidaya sayuran di rumah. Program ini menghasilkan sistem hidroponik terapung sederhana yang diharapkan dapat diterapkan oleh masyarakat sebagai salah satu alternatif budidaya pada lahan terbatas.
Pada program kerja individu, mahasiswa juga memaparkan *SIAGA TANI (Sosialisasi dan Implementasi Keselamatan Kerja serta Penanganan Kecelakaan bagi Petani). Program ini menyasar petani, pekebun, kelompok tani, dan masyarakat Desa Balumbung yang terlibat dalam aktivitas pertanian. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juli 2026 di Aula Kantor Desa Balumbung dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan kerja dalam aktivitas pertanian.
Sebagai luaran program, mahasiswa berhasil menyusun Buku Saku SIAGA TANI yang berisi panduan praktis mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi petani. Buku saku tersebut diharapkan dapat menjadi media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan kerja di sektor pertanian.
Program lainnya yaitu Analisis Biaya Penerapan Hidroponik Terapung Sederhana di Desa Balumbung yang dilaksanakan pada 3 Agustus 2026 di halaman rumah salah satu warga. Program ini menyasar ibu-ibu PKK dan ibu rumah tangga dengan memberikan pemahaman mengenai analisis keuangan penerapan hidroponik. Kegiatan tersebut menghasilkan modul analisis ekonomi hidroponik sebagai panduan sederhana bagi masyarakat.
Mahasiswa juga memaparkan hasil program Rumah Pengering Skala Rumah Tangga yang dilaksanakan pada 26 Juli hingga 8 Agustus 2026. Program ini ditujukan kepada masyarakat Desa Balumbung, khususnya petani kebun yang memiliki komoditas kopi dan cengkeh. Rumah pengering tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan proses pengeringan hasil pertanian tanpa terlalu bergantung pada kondisi cuaca serta mengurangi gangguan dari hewan selama proses pengeringan.
Pada aspek pengelolaan lahan berkelanjutan, mahasiswa turut melaksanakan program Penerapan Sistem Agroforestri untuk Pengelolaan Lahan Berkelanjutan. Program ini memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya petani dan pengelola lahan pertanian maupun perkebunan, mengenai penerapan dan manfaat agroforestri dalam mendukung pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Program tersebut juga menghasilkan artikel sebagai dokumentasi hasil pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, program Upaya Peningkatan Pangan dan Gizi Keluarga Melalui Pemanfaatan Tanaman Rumahan diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai ketahanan pangan, gizi keluarga, serta pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran. Program ini menghasilkan modul edukasi yang dapat digunakan sebagai media pendukung bagi masyarakat.
Dalam bidang inovasi pengendalian hama, mahasiswa juga memaparkan program Pemanfaatan Puntung Rokok sebagai Pestisida Alternatif yang menyasar kelompok tani serta masyarakat yang membudidayakan tanaman sayuran di pekarangan rumah. Program tersebut menghasilkan produk pestisida alternatif sebagai salah satu luaran kegiatan yang dapat dimanfaatkan dalam pengendalian hama tanaman.
Seminar hasil tidak hanya menjadi ajang penyampaian capaian program, tetapi juga menjadi bentuk pertanggungjawaban mahasiswa kepada pemerintah desa dan masyarakat atas program kerja yang telah dilaksanakan selama masa KKN. Berbagai luaran yang dihasilkan diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.
Melalui pelaksanaan berbagai program tersebut, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Desa Balumbung berupaya menghadirkan program yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung masyarakat Desa Balumbung dalam mengembangkan potensi pertanian, meningkatkan pengetahuan, serta menerapkan teknologi tepat guna secara sederhana dan berkelanjutan.
Kegiatan seminar hasil kemudian ditutup dengan ucapan terima kasih dari mahasiswa kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKN-T selama berada di Desa Balumbung.
Dengan berakhirnya rangkaian program kerja dan pelaksanaan seminar hasil, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 berharap berbagai pengetahuan, pengalaman, dan luaran yang telah diberikan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Desa Balumbung yang lebih produktif, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan pertanian dan teknologi tepat guna.
Desa Balumbung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Desa Balumbung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, melaksanakan Seminar Hasil Program Kerja pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memaparkan capaian berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung tema Pertanian dan Teknologi Tepat Guna.
Seminar hasil tersebut dihadiri oleh Ibu Camat Tompobulu serta perwakilan Kepala Desa Balumbung, bersama perangkat desa, perwakilan kepala dusun, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat Desa Balumbung. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan mahasiswa, perwakilan pemerintah desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Ibu Camat Tompobulu.
Memasuki agenda utama, mahasiswa memaparkan hasil pelaksanaan berbagai program kerja yang sebelumnya telah disusun berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat Desa Balumbung. Program-program tersebut diarahkan pada peningkatan pengetahuan masyarakat, pemanfaatan teknologi sederhana, pengembangan sektor pertanian, serta penguatan ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Salah satu program yang dipaparkan adalah Hidroponik Terapung, yaitu penerapan sistem hidroponik sederhana yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai alternatif budidaya sayuran di rumah. Program ini menghasilkan sistem hidroponik terapung sederhana yang diharapkan dapat diterapkan oleh masyarakat sebagai salah satu alternatif budidaya pada lahan terbatas.
Pada program kerja individu, mahasiswa juga memaparkan *SIAGA TANI (Sosialisasi dan Implementasi Keselamatan Kerja serta Penanganan Kecelakaan bagi Petani). Program ini menyasar petani, pekebun, kelompok tani, dan masyarakat Desa Balumbung yang terlibat dalam aktivitas pertanian. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juli 2026 di Aula Kantor Desa Balumbung dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan kerja dalam aktivitas pertanian.
Sebagai luaran program, mahasiswa berhasil menyusun Buku Saku SIAGA TANI yang berisi panduan praktis mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi petani. Buku saku tersebut diharapkan dapat menjadi media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan kerja di sektor pertanian.
Program lainnya yaitu Analisis Biaya Penerapan Hidroponik Terapung Sederhana di Desa Balumbung yang dilaksanakan pada 3 Agustus 2026 di halaman rumah salah satu warga. Program ini menyasar ibu-ibu PKK dan ibu rumah tangga dengan memberikan pemahaman mengenai analisis keuangan penerapan hidroponik. Kegiatan tersebut menghasilkan modul analisis ekonomi hidroponik sebagai panduan sederhana bagi masyarakat.
Mahasiswa juga memaparkan hasil program Rumah Pengering Skala Rumah Tangga yang dilaksanakan pada 26 Juli hingga 8 Agustus 2026. Program ini ditujukan kepada masyarakat Desa Balumbung, khususnya petani kebun yang memiliki komoditas kopi dan cengkeh. Rumah pengering tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan proses pengeringan hasil pertanian tanpa terlalu bergantung pada kondisi cuaca serta mengurangi gangguan dari hewan selama proses pengeringan.
Pada aspek pengelolaan lahan berkelanjutan, mahasiswa turut melaksanakan program Penerapan Sistem Agroforestri untuk Pengelolaan Lahan Berkelanjutan. Program ini memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya petani dan pengelola lahan pertanian maupun perkebunan, mengenai penerapan dan manfaat agroforestri dalam mendukung pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Program tersebut juga menghasilkan artikel sebagai dokumentasi hasil pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, program Upaya Peningkatan Pangan dan Gizi Keluarga Melalui Pemanfaatan Tanaman Rumahan diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai ketahanan pangan, gizi keluarga, serta pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran. Program ini menghasilkan modul edukasi yang dapat digunakan sebagai media pendukung bagi masyarakat.
Dalam bidang inovasi pengendalian hama, mahasiswa juga memaparkan program Pemanfaatan Puntung Rokok sebagai Pestisida Alternatif yang menyasar kelompok tani serta masyarakat yang membudidayakan tanaman sayuran di pekarangan rumah. Program tersebut menghasilkan produk pestisida alternatif sebagai salah satu luaran kegiatan yang dapat dimanfaatkan dalam pengendalian hama tanaman.
Seminar hasil tidak hanya menjadi ajang penyampaian capaian program, tetapi juga menjadi bentuk pertanggungjawaban mahasiswa kepada pemerintah desa dan masyarakat atas program kerja yang telah dilaksanakan selama masa KKN. Berbagai luaran yang dihasilkan diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.
Melalui pelaksanaan berbagai program tersebut, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Desa Balumbung berupaya menghadirkan program yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung masyarakat Desa Balumbung dalam mengembangkan potensi pertanian, meningkatkan pengetahuan, serta menerapkan teknologi tepat guna secara sederhana dan berkelanjutan.
Kegiatan seminar hasil kemudian ditutup dengan ucapan terima kasih dari mahasiswa kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKN-T selama berada di Desa Balumbung.
Dengan berakhirnya rangkaian program kerja dan pelaksanaan seminar hasil, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 berharap berbagai pengetahuan, pengalaman, dan luaran yang telah diberikan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Desa Balumbung yang lebih produktif, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan pertanian dan teknologi tepat guna.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1081
Populasi
1157
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
2238
1081
Laki-laki
1157
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
2238
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
AMIRUDDIN
Sekretaris
ZAINUDDIN SALENG
Kasi Kesejahteraan
MUHAMMAD IKBAL ARSYAD, S.Pd
Kaur Keuangan
RIZAL AHMAD
Kasi Pemerintahan
BAHARUDDIN
Kaur Perencanaan
RENI S
Kaur TU dan Umum
ANDI DEWIYANTI K
Desa Balumbung
Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan
Galeri Video
Arsip Artikel
11.566 Kali
Gambaran Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa)
5.767 Kali
Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa)
2.002 Kali
Gambaran Umum Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes)
1.553 Kali
Sejarah Desa Balumbung: Dari Pemekaran hingga Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Bantaeng
1.323 Kali
Profil Wilayah Desa Balumbung: Potensi Alam, Geografi, dan Keunggulan Sektor Pertanian
1.308 Kali
Profil Demografi Desa Balumbung
990 Kali
Visi dan Misi Desa Balumbung
34 Kali
KKN-T Unhas Gelombang 116 Desa Balumbung Gelar Seminar Hasil, Paparkan Capaian Program Pertanian dan Teknologi Tepat Guna
65 Kali
Mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa Balumbung melalui Penyusunan Struktur Organisasi dan Buku Saku Aparatur Desa
62 Kali
Mahasiswa KKN 116 Universitas Hasanuddin Bersama Warga Desa Balumbung Racik Pestisida Nabati dari Daun Sirsak dan Pepaya
56 Kali
Mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin Tata Taman Kantor Desa Balumbung untuk Wujudkan Lingkungan Pelayanan Publik yang Asri
81 Kali
Mahasiswa KKN 116 Universitas Hasanuddin Dorong Daya Saing UMKM Desa Balumbung melalui Branding dan Digitalisasi Berbasis QRIS
86 Kali
Mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin Hadirkan Kelas Bahasa Inggris Interaktif di SD Inpres Kassiloe untuk Membuka Wawasan Global Sejak Dini
239 Kali
Kepala Desa Balumbung Amiruddin Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus di Universitas Indonesia
Agenda
Belum ada agenda terdata
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 183 |
| Kemarin | : | 443 |
| Total | : | 127,939 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.80 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar